Kolaborasi #Foresthic: Good Ethics for Natural Forest

Indonesia merupakan salah satu negara dengan luasan hutan terluas di dunia. Namun Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat deforestasi tertinggi di dunia. Akibatnya, keberlangsungan hutan di Indonesia akan terancam dan habitat bagi kekayaan hayati semakin tergerus.

Manuallé sebagai brand yang memiliki perhatian pada keberlangsungan alam memandang bahwa mengembalikan fungsi hutan sebagai habitat keanekaragaman hayati adalah tanggung jawab bersama.

Sehingga Manuallé sebagai bagian dari masyarakat juga ingin turut serta mengembalikan ekosistem hutan dengan cara penghijauan kembali.

Niat ini kami wujudkan dengan melakukan kolaborasi bersama Yayasan Lindungi Hutan Indonesia yang merupakan platform kampanye penghijauan kembali lahan hutan di berbagai lokasi di Indonesia. Kolaborasi ini secara resmi diluncurkan pada 1 Juli 2020 dengan tajuk "#Foresthic: Good Ethics for Natural Forest"

Foresthic merupakan kampanye bersama yang dilakukan Manuallé berupa penanaman 5 bibit pohon Kayu Trembesi (Samanea saman) setiap terdapat pembelian 100 pcs suvenir.

Pohon trembesi dipilih karena merupakan salah satu pohon besar hutan tropis yang mampu tumbuh puluhan tahun dan mampu mengikat air di permukaan tanah sehingga mencegah terjadinya abrasi gunung atau longsor.

Kampanye buy for trees ini merupakan cara Manuallé dan Yayasan Lindungi Hutan melibatkan masyarakat untuk turut memperhatikan keberlangsungan alam.

Sehingga tidak hanya berbahagia karena telah mengadakan acara yang berkesan tetapi masyarakat juga turut memperhatikan etika pada lingkungan.

Penaman pohon ini dilakukan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang merupakan taman nasional yang mengalami kerusakan lahan hutan sebesar 4.000 hektare akibat penambangan liar dan longsor. Target yang ingin dicapai oleh Manuallé dari kampanye ini adalah sebanyak 1.000 pohon dalam waktu satu tahun.

Melalui kampanye ini Manuallé berharap dapat bersama-sama memperbaiki hutan dan ekosistem di Gunung Salak.

"Kami ingin kebahagiaan customer kami yang tengah merayakan acara maupun pernikahan, tidak hanya untuk kebahagiaan mereka atau para tamunya saja. Tetapi juga menjadi ekspresi rasa syukur pada alam. Itu sebabnya dengan para customer mempercayai Manuallé dan menggunakan produk souvenir yang minim sampah, maka kami berkomitmen pula untuk menanam pohon di Taman Nasional Gunung Halimun Salak,"

Gita Prayitno, CEO Manuallé,

Untuk kamu yang ingin memantau progres kampanye Foresthic kamu bisa mengunjungi laman Yayasan Lindungi Hutan Indonesia.

Yuk rayakan kebahagiaan dengan tetap memerhatikan keberlanjutan lingkungan.

Lindungi yang tak terganti dengan kepedulian hati.

20 Inspirasi Dekorasi Pernikahan yang Minim Sampah

Dekorasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan pada saat mengadakan pesta pernikahan. Karena dekorasi berkaitan dengan estetika acara dan suasana sehingga dekorasi yang baik sangat dibutuhkan. Tidak heran jika dekorasi membutuhkan biaya yang cukup tinggi setelah kebutuhan katering.

Namun untuk kamu yang menyadari bahwa dekorasi kerap kali menimbulkan masalah lingkungan seperti sampah-sampah yang menumpuk, tentu akan sangat mengganggu ketenangan. Perlu kamu ketahui bahwa dekorasi kerap kali menjadi sumber sampah dari segi sampah sterofoam, plastik dan sampah bunga-bunga dan ornamen lainnya.

Mengadakan acara pesta tetapi malah menimbulkan masalah lingkungan tentu sangat tidak diharapkan bukan?

Nah, untuk itu Manualle berusaha memberikan referensi tentang bagaimana mengadakan pesta pernikahan yang dekorasinya masih tetap ramah untuk lingkungan dan tidak menimbulkan banyak sampah. Sehingga pesta yang kamu adakan menjadi minim sampah tapi tetap elegan dan layak untuk dihadiri tamu undangan dan mungkin saja bisa menjadi bagian dari konsep pernikahan sederhana yang kamu impikan.

Cara mendekorasi pesta yang minim sampah

Bagaimana sih caranya untuk bisa mendekorasi acara yang minim sampah? Kuncinya tentu saja adalah berangkat dari konsep. Mulai dari konsep kamu bisa memperkirakan tentang bagaimana seharusnya dekorasi pesta dilakukan. Dengan konsep yang benar dan diperhatikan dengan baik, kamu akan bisa menghindari kebutuhan dekorasi yang berlebihan dan tidak efektif. Karena Intinya adalah minimalkan dekorasi sebisa mungkin.

Untuk lebih ringkasnya, kamu bisa menggunakan daftar berikut untuk memeriksa apakah dekorasi pestamu sudah meminimalisir sampah atau tidak.

Pilihlah venue acara di luar ruangan

Kenapa luar ruangan? Karena venue luar ruang cenderung membutuhkan dekorasi yang minimal. Berbeda dengan venue di dalam ruangan yang menuntut kamu untuk harus menghias setiap sudut ruangan.

Apalagi jika venue yang dipilih cukup luas, kamu harus benar-benar bisa membuat ruangan sesuai dengan konsep acara yang kamu mau. Padahal dengan menghias setiap sudur ruang, akan banyak sekali sampah yang dihasilkan. Sayang sekali kan.

Itu sebabnya kamu perlu untuk mempelajari karakter dari venue. Apakah venue membutuhkan polesan-polesan yang detail, atau venue sudah memiliki keindahan sehingga dekorasi bisa diminimalisir.

Jikapun venue yang dipilih harus di dalam ruangan, kamu harus bisa meminta vendor dekorasi untuk membuat dekorasi yang tidak banyak menghasilkan sampah.

Tidak menggunakan sterofoam

Kita tahu hiasan berupa sterofoam pasti dan selalu hanya digunakan satu kali saja. Tidak ada kemungkinan sterofoam yang digunakan di acara bisa digunakan kembali di acara lainnya. Nah kamu bisa minta vendor untuk sama sekali tidak menggunakan sterofoam.

Minimalkan ornamen bunga

Elemen bunga sering kali digunakan untuk dekorasi pesta pernikahan. Namun kerap kali menjadi sumber sampah yang paling dominan. Sehingga kamu perlu untuk meminimalkan penggunanaan bunga-bunga plastik sekali pakai. Mintalah bunga-bunga segar yang memang lebih ramah lingkungan. Setidaknya sampah bunga-bunga bisa diurai dan diolah kembali.

Perbanyak penggunaan kain

Elemen lain yang sering digunakan oleh vendor saat menghias venue adalah dengan menggunakan kain. Kamu bisa meminta vendor untuk lebih banyak menggunakan kain. Sebab kain-kain akan lebih bisa digunakan kembali dibandingkan dengan ornamen bunga ataupun sterofoam. Selain bisa digunakan kembali, kain juga bisa mengisi ruangan dengan lebih baik.

Gunakan properti yang berkelanjutan

Properti-properti hiasan sebisa mungkin terbuat dari bahan yang bisa digunakan kembali. Tidak melulu harus properti seperti kayu yang khas pada konsep acara rustik. Tetapi properti yang bisa digunakan lagi di acara lain. Boleh properti yang terbuat dari besi, alumunium, dan semacamnya.

Nah kira-kira lima hal di atas adalah hal yang perlu kamu perhatikan dalam dekorasi pesta pernikahan yang bisa kamu adakan.

Selanjutnya, tentu saja beberapa referensi yang bisa kamu contoh dalam hal dekorasi acara. Agar kamu bisa lebih cepat menemukan vendor yang tepat, kami juga sertakan akun dari masing-masing vendor.

Vendor-vendor dekorasi minim sampah

1. Puspita Sawargi, Jakarta

Dekorasi yang didesain oleh Puspita Sawargi ini dominan dengan permainan cahaya dan lampu. Sehingga dekorasi di dalam ruangan menjadi terlihat penuh dan semarak tanpa perlu banyak memberikan dekorasi lain seperti bunga-bunga yang berlebihan.

Pun elemen bunga yang digantung dan dedaunan di sisi atas merupakan ornamen yang biasanya terbuat dari plastik sehingga bisa digunakan kembali untuk acara-acara selanjutnya.

Elemen favorit Manualle dari dekorasi ini adalah sulur-sulur kain yang dilengkapi dengan lampu-lampu kecil sehingga terlihat ramai.

2. RZGumay, Bogor

Nah, dekorasi acara dari RZGumay ini adalah dekorasi untuk luar ruangan. Kamu bisa perhatikan bagaimana venue luar ruangan membantu dekorasi acara menjadi lebih simpel.

Sementara dekorasi acaranya sendiri menggunakan ornamen kayu, kain-kain dan lampu. Selain tampak simpel, dekorasi ini juga tetap elegan.

Elemen favorit Manualle dari dekorasi ini adalah barel-barel kayu yang bisa menjadi meja untuk hiasan bunga.

3. Zhafira Wedding, Bandung

Contoh lagi dari venue luar ruangan. Tidak banyak terlihat bunga-bunga hiasan yang ramai. Hanya terlihat properti-properti unik yang bisa digunakan kembali. Kain pun bisa mengisi dekorasi di sudut-sudut ruang yang tersedia.

4. Spechelle, Bandung

Venue luar ruangan memang cenderung dihias secara minimalis dan membuat dekorasi lebih menyatu dengan alam sekitarnya. Terlihat dari dekorasi dari Spechelle ini. Teknik dekorasi yang digunakan hanya melibatkan dedaunan hijau, kayu-kayu dan lampu-lampu sederhana. Tentu teknik dekorasi dengan gaya seperti ini akan sangat meminimalisir sampah.

5. Alfoncia Decoration, Bekasi

Di awal, Manualle sempat menyinggung tentang bagaimana kamu harus bisa memahami karakter dari venue. Salah satunya adalah seperti ini. Hasil dari dekorasi Alfoncia Decoration ini sangat minimalis karena sudah didukung oleh karakter venue yang tegas. Sehingga tanpa dekorasi yang terlalu ramai, venue tetap terlihat indah dan bagus.

6. Frans Decor, Bali

Bagaimana jika acara diadakan malam hari dan di luar ruangan? Karakter malam hari adalah cenderung minim cahaya sehingga menambah ornamen bunga-bunga yang sangat detil sangat tidak membantu. Itu sebabnya untuk situasi dekorasi luar ruangan di malam hari, elemen yang dominan adalah lampu-lampu hiasan yang minimalis.

Seperti hasil dekorasi yang dibuat oleh Frans Decor ini yang menggunakan lampu hias untuk mengisi ruang-ruang terbuka venue.

7. Nenilisna Dekor, Sumedang

Kembali lagi, memahami karakter venue adalah penting. Dekorasi yang dilakukan oleh Nenilisna ini sangat minimalis dengan memberikan ornamen-ornamen dedaunan dan kain-kain. Sementara ruang venue yang sudah bagus bisa menjadi latar yang cukup untuk acara.

8. Dharmahusada Decor, Malang

Bagaimana jika acara diadakan di ruang yang luas namun dekorasi yang sangat minimal? Contoh yang menarik adalah dari Dharmahusada Decor ini, yang bisa memadukan antara dekorasi minimalis dengan karakter venue yang memang sudah indah.

Selain karena venue sudah terisi dengan kursi yang banyak untuk para tamu, venue ini hanya perlu dihias dengan ornamen penegas seperti karpet merah dan sedikit gapura mini.

9. Griya Elite Decor, Banjarnegara

Contoh lain dari bagaimana memanfaatkan venue luar ruangan dengan situasi acara malam hari. Tampak bagaimana Griya Elite Decor berusaha untuk menampilkan dekorasi minimal yang menggunakan kayu kemudian memadukannya dengan lampu-lampu. Berkat lampu-lampu inilah venue bisa lebih hidup dan menghiasi venue yang terbuka.

10. Qart Decoration, Bandung

Hasil dekorasi dari Qart Decoration ini adalah contoh bagaimana memanfaatkan kombinasi antara kain dengan lampu-lampu. Sehingga dekorasi yang dihasilkan tidak banyak membutuhkan bunga-bunga sebagai ornamen.

Kain dan lampu tentu saja bisa digunakan kembali kan? Inilah yang membuat Manualle senang dengan konsep dekorasi seperti ini.

11. Azza Dekorasi, Solo

Dekorasi yang dilakukan oleh Azza Dekorasi ini adalah contoh dekorasi luar ruangan yang tidak berkonsep rustik. Namun bisa menampilkan dekorasi yang memiliki karakter dan ramai. Kombinasi antara dekorasi simpel dengan karakter venue, membuat dekorasi yang dihasilkan cukup minimal.

12. Barn Event Hire, Surabaya

Penggunaan kain dan memanfaatkan venue juga bisa membantu dekorasi agar tidak banyak menggunakan elemen yang terbuang. Contohnya dekorasi yang dilakukan Barn Event Hire ini. Hanya dengan memadukan kain-kain, dengan sedikit dedaunan acara bisa tetap semarak berkat kombinasi yang cocok antara venue dengan dekorasi minimalis.

13. Bukit Air Wedding, Bogor

Contoh lain dekorasi minimalis adalah hanya dengan menghias bagian pusat perhatian acara. Karena ruang lain dalam venue sudah indah dan menarik mata. Dekorasi Bukit Air Wedding ini bisa menjadi referensi untuk konsep seperti ini. Jadi tidak perlu membuat dekorasi yang terlalu ramai, cukup gunakan kain dan ornamen hiasan di titik pusat perhatian yakni meja pengantin.

14. Kalimera Dekorasi, Magelang

Jika venue acara ternyata memang alam terbuka, tentu dekorasi tidak lagi menjadi penting. Sebab yang diunggulkan adalah pemandangan luar ruang yang sudah begitu indah. Contohnya adalah seperti yang dilakukan oleh Kalimera Dekorasi ini.

Dekorasi yang dilakukan sangat minimal karena alam sekitar di venue sudah terlalu indah sehingga dekorasi yang berlebihan akan justru menghilangkan keindahannya.

15. Rangkai Dekor, Jakarta

Bagaimana jika venuenya adalah atap bangunan bertingkat? Tentu kasus ini tetap sama seperti konsep acara di luar ruangan. Yakni gunakan ruang venue yang ada sebagai hiasan kemudian dekorasi dilakukan di beberapa titik penting saja. Contohnya adalah seperti Rangkai Dekor ini.

16. Altora Decoration, Bandung

Kain lagi-lagi menjadi elemen yang sangat mendukung dekorasi dengan konsep minimalis. Seperti dekorasi dari Altora Decoration ini yang menggunakan kain untuk membuat titik-titik perhatian menjadi hal yang unik. Membuat partisi yang terbuat dari kain dan kayu. Sementara bunga-bunga ditampilkan secara minimal untuk memberikan kesan detil.

17. Vitta Puspa, Bandung

Bandung bisa dibilang memiliki keunggulan dari segi pemandangan venue yang istimewa, sehingga tidak heran jika banyak venue luar ruang yang bisa digunakan untuk acara. Sementara konsep dekorasi yang dibuat bisa memanfaatkan pemandangan alam dari Bandung. Seperti yang dilakukan oleh Vitta Puspa ini. Konsep dekorasi yang dirancang adalah hanya dengan memanfaatkan properti yang bisa digunakan kembali kemudian menghiasnya dengan bunga-bunga.

18. Top Fusion, Jakarta

Properti furnitur juga ternyata bisa dimanfaatkan lho untuk dekorasi. Contohnya seperti dekorasi yang dilakukan Top Fusion ini. Karena venue adalah luar ruangan dan ornamen dekorasi yang minimal, furnitur akhirnya bisa menjadi elemen penghias yang memiliki karakter sendiri.

19. Siap Siap Pesta, Sukabumi

Tidak ada yang salah dengan konsep venue luar ruangan dengan dekorasi minimal kok. Asalkan dekorasi yang didesain tetap membuat acara menjadi semarak dan pantas. Contohnya seperti dekorasi oleh Siap Siap Pesta ini yang hanya memperhatikan dekorasi untuk sudut titik perhatian utama acara.

20. Kami Art Project, Serang

Acara di dalam ruangan dan sudah cukup bagus sebagai venue namun ingin memberikan ornamen dan karakter lain? Ini contohnya, kamu bisa meniru hasil projek Kami Art Project yang memberikan desain dekorasi yang cukup melengkapi keindahan venue. Hanya dengan memanfaatkan ornamen kayu-kayu dan bunga-bunga di titik yang krusial.


Nah, bagaimana? Sudah terbayangkan bagaimana mengadakan acara pesta pernikahan yang minim sampah? Dua puluh contoh di atas merupakan pilihan-pilihan yang bisa kami temukan melalui Instagram.

Tentu saja Manualle yakin ada banyak sekali contoh lain yang sudah pernah ada di Indonesia. Sehingga kamu tidak perlu untuk bingung bagaimana dan harus menghubungi vendor dekorasi untuk konsep minim sampah yang kamu inginkan. Sebab sudah banyak contoh dan konsep-konsep serupa yang berhasil dilaksanakan.

Jadi, tidak ada alasan lagi kan untuk lebih memperhatikan dampak lingkungan dari acara pesta yang kamu adakan. Kamu hanya perlu berkomunikasi saja dengan para vendor dekorasi apakah mereka sanggup atau tidak. Selamat mengadakan pesta pernikahan ya.

Sampai jumpa di jurnal Manualle selanjutnya.