10/06/2020

Panduan Perawatan Produk

Peralatan makan yang terbuat dari kayu memang terlihat unik dan bergaya, namun kamu juga harus pahami kalau peralatan makan kayu butuh perawatan yang berbeda dari peralatan bahan lainnya. Penyebabnya adalah karena peralatan makan kayu mudah terpengaruh oleh lingkungan. Di artikel kali ini, Manualle akan memberikan panduan pada kamu tentang bagaimana merawat alat makan yang terbuat dari kayu.

Hal yang perlu kamu pahami dari peratalan makan kayu adalah peralatan makan ini terbuat dari bahan yang organik. Organik artinya adalah terbuat dari bahan yang terbuat dari makhluk hidup. Nah, kayu diolah dari pohon yang semula hidup di alam kemudian diolah menjadi peralatan.

Karakteristik dari bahan organik adalah mudah terpengaruh dengan situasi lingkungan. Bagaimana maksudnya? Bahan organik seperti kayu akan dengan mudah berjamur, patah karena suhu, ataupun mengalami penuaan.

Sementara jika kamu menggunakan bahan metal pada alat makan tentu kamu tidak menemukan keterbatasan tersebut. Namun bahan metal memiliki dampak lingkungan yang serius saat proses penambangan dan pengolahan.

Jadi jika kamu memilih peralatan makan kayu, jangan berkecil hati, peralatan makan kayu memiliki kesan yang emosional karena kita memanfaatkan alam yang ada dengan lebih bertanggung jawab. Kamu akan bisa merasakan bagaimana pohon ternyata ikut serta di atas piring makanmu setiap hari. Itu adalah pemberian dari alam yang tidak ternilai harganya.

Nah, karena alat makan kayu merupakan hasil olah pohon maka untuk membuatnya bisa lebih awet dan tahan lama kamu harus bisa merawatnya dengan baik. Bagaimana caranya? Ikuti panduan berikut.

1. Segera cuci alat makan kayu setelah digunakan

Alat makan kayu memiliki sifat menyerap air sehingga ketika kamu menggunakan alat makan kayu cairan-cairan dalam makanan akan berpeluang untuk terserap. Jadi ketika kamu selesai makan dengan menggunakan alat makan kayu, kamu harus segera mencucinya. Jangan pernah merendam alat makan kayu dengan air karena akan membuatnya lapuk dan mudah berjamur.

Kamu mungkin tidak nyaman dengan kebiasaan langsung mencuci seperti ini, tetapi kamu harus sadar bahwa mencuci peralatan makan dengan segera adalah kebiasaan yang baik. Kenapa? Karena kamu tidak perlu untuk menumpuk peralatan makan di pencucian yang bisa mencemari pemandandan di rumah dan mencegah terjadinya kebiasaan menunda-nunda.

2. Jangan menggunakan mesin cuci peralatan dapur / Dishwasher

Mesin cuci peralatan dapur umumnya menggunakan cairan deterjen yang larut dalam air. Seperti dijelaskan sebelumnya, peralatan makan kayu itu memiliki karakter menyerap cairan sehingga jika dicuci menggunakan deterjen akan terserap kedalam kayu. Bila deterjen terserap, ada kemungkinan alat makan kayu milikmu bisa meluruhkan deterjen saat kamu gunakan untuk makan. Hal ini akan berisiko menyebabkan keracunan atau rasa tidak nyaman selama makan.

3. Gunakan sabun pencuci biasa

Jika tidak menggunakan mesin cuci alat dapur, lalu bagaimana mencucinya? Kamu cukup gunakan sabun cuci gel yang umum dijual di pasaran. Sabun tersebut relatif lebih aman karena kamu harus menggosok peralatan makan kayu dengan tangan sehingga tidak ada peluang bagi sabun untuk terserap kayu.

4. Gunakan air dingin

Saat mencuci alat makan kayu hendaknya kamu menggunakan air dingin. Kenapa air dingin? Karena air dingin tidak menimbulkan kelembaban yang sering mengundang datangnya jamur. Beberapa orang mungkin menganjurkan pencucian alat makan kayu menggunakan air hangat, tetapi Manualle tidak setuju dengan itu. Menurut kami, air hangat meningkatkan risiko alat makan kayu berjamur. Jadi air hangat tidak disarankan.

5. Keringkan segera setelah dicuci

Kemungkinan alat makan berjamur sangatlah tinggi. Itu mengapa alat makan kayu sangat tidak disarankan untuk direndam air. baik air panas ataupun dingin. Penyebabnya adalah karena kelembaban yang ditimbulkan air bisa memicu datangnya jamur yang akan merusak warna dan tekstur alat makan kayu.

Untuk mencegah datangnya jamur kamu hanya perlu mengeringkan alat makan kayu segera setelah dicuci. Keringkan alat makan menggunakan kain kering dan kemudian biarkan alat makan mengering karena angin atau udara. Dengan cara ini alat makan kayu milikmu akan terhindar dari risiko berjamur.

6. Gosok alat makan kayu dengan amplas

Bila alat makan kayu kamu mulai berubah warna akibat noda makanan ataupun jamur, kamu bisa menggunakan kertas gosok atau amplas untuk mengembalikan tekstur warna aslinya. Dengan mengamplas kamu juga bisa membuat alat makan kayu kembali kesat dan tidak licin karena lumut atau jamur.

Catatan: Kamu tidak perlu mengamplas alat makan kayu setiap setelah digunakan. Lakukan seperlunya saja.

7. Lapisi kembali dengan minyak alami atau lilin lebah / beeswax

Ketika alat makan kayu diamplas, kondisi alat makan akan kembali seperti semula yakni hanya berupa kayu seperti saat baru diproduksi. Alat makan kayu yang berada di kondisi ini akan rawan untuk berjamur karena tidak ada lapisan pelapis yang melindunginya dari cairan dan kelembaban. Selain itu, warna dari alat makan kayu juga akan memudar. Sehingga tampilannya mungkin tidak secerah sebelumnya.

Solusi untuk mengembalikan lapisan dan tampilan dari alat makan kayu adalah dengan melapisinya dengan minyak organik ataupun lilin lebah. Mengapa minyak organik? karena minyak organik dapat dipastikan aman untuk dikonsumsi begitu pula dengan lilin lebah atau beewax. Keduanya akan bisa melapisi alat makan kayu dan mengembalikan warna.

Hanya saja, minyak organik ataupun lilin lebah tidak mampu untuk memberikan kesan warna yang tajam dan cerah seperti pernis ataupun plitur kayu. Tapi tentu saja pernis maupun plitur kayu tidak diperuntukkan bagi peralatan dapur yang berhubungan dengan makanan karena tidak aman untuk dikonsumsi alias beracun.

8. Simpan alat makan kayu di ruang yang kering

Kebiasaan menyimpan alat makan kayu juga perlu kamu perhatikan. Berulang kali Manualle jelaskan kalau alat makan kayu rawan dihinggapi jamur, sehingga saat menyimpan kamu harus pastikan tempatnya kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Kenapa harus kering dan sirkulasi udara baik? Karena tempat yang basah dan sirkulasi udara buruk akan membuat ruang menjadi lembab dan mudah didatangi jamur. Jangan sampai alat makan kayumu rusak karena jamur ya.

Solusi lainnya adalah dengan menyimpannya di dalam sebuah kantong kain yang kering. Di kantong kain yang kering selain kamu bisa lebih praktis membawa alat makan kayu kemana-mana. Selain itu kamu juga bisa melindungi alat makan kayumu dari benturan dan juga risiko kelembaban.

Pouch serut ataupun pouch kain belacu yang dimiliki oleh Manualle adalah satu contoh kantong kain yang cocok untuk alat makan kayu kesayangan kamu. Pouch ini selain elegan juga praktis untuk digunakan.

Nah, bagaimana? Sudah tahukan bagaimana cara untuk merawat alat makan kayu yang kamu miliki. Semoga panduan merawat alat makan kayu kali ini bisa membuatmu semakin senang menggunakan peralatan makan organik. Selain unik, kamu juga semakin memperhatikan kelangsungan alam sekitar. Semoga dengan kebiasaan baru yang kamu lakukan kamu tidak lagi menggunakan alat makan sekali pakai yang bisa mencemari lingkungan.

Memutuskan untuk tidak lagi menggunakan peralatan makanan sekali pakai adalah keputusan yang membutuhkan perjuangan. Kamu tidak hanya harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, tetapi kamu juga harus siap dengan ketidaknyamanan dan belajar hal baru. Tapi Manualle percaya ketika seseorang sudah memutuskan untuk mengubah kebiasaan gaya hidup menjadi lebih berterika pada lingkungan dan alam, keputusan itu pantas untuk diperjuangkan.

Kategori: 
Tag: 
Editor Manualle
author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel terkait

Panduan Cara Merawat Alat Makan Kayu

Alat makan kayu memang mudah terpengaruh lingungan. Tapi jangan khawatir, kamu bisa merawatnya dengan mengikuti panduan ini.

Read More
20 Inspirasi Dekorasi Pernikahan yang Minim Sampah

Contoh-contoh dekorasi pernikahan yang tidak banyak menghasilkan sampah. Lengkap dengan vendornya.

Read More
9 Cara Memilih Katering untuk Acara Pernikahan

Ada banyak sekali vendor katering yang tersedia dengan berbagai macam jenis menu dan kualitas. Mana yang harus dipilih?

Read More
2020
Manualle
Developed by TEKNOIA Creative
menu-circle linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram