11 Alternatif Sedotan Untuk Menggantikan Sedotan Plastik

Penggunaan plastik yang kian tidak terkendali mengakibatkan masalah lingkungan yang serius. Pencemaran tanah dan laut akibat plastik membuat banyak kehidupan terancam. Tidak heran jika kemudian masyarakat berusaha mencari solusi salah satunya dengan tidak lagi menggunakan sedotan plastik dan menggantinya dengan sedotan lain.

Bagi kamu yang juga ingin mulai mengurangi penggunaan plastik tentu bertanya. Apa alternatif yang ada selain menggunakan sedotan plastik? Untuk menjawab pertanyaan ini tentu saja membutuhkan banyak sekali opsi yang bisa dipilih karena setiap orang memiliki preferensi dan kemampuannya masing-masing.

Manualle pun berusaha untuk bisa menemukan banyak pilihan terkait pengganti sedotan plastik. Sebab dengan memiliki banyak pilihan kami tidak hanya bisa melakukan diversifikasi tetapi juga tidak memberikan beban pengganti alternatif pada salah satu bahan saja.

Sebab kunci dari keberlangsungan alam adalah keseimbangan. Keseimbangan dalam penggunaan dan juga bertanggung jawab dengan dampak yang ditimbulkan. Itu mengapa sebenarnya plastik juga tetap dibutuhkan namun jika berlebihan akan mengakibatkan dampak lingkungan yang buruk.

Nah cukup dengan pembukanya, sekarang Manualle akan memaparkan berbagai jenis sedotan yang hingga saat ini bisa Manualle temukan selain sedotan plastik. Kami berharap salah satunya bisa memikat kamu untuk beralih dari sedotan plastik menjadi sedotan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Inilah sedotan-sedotan alternatif pengganti sedotan plastik yang bisa kamu coba.

1. Sedotan Bambu

sedotan-bambu-manualle

Alternatif yang paling populer yang ada saat ini untuk menggantikan sedotan plastik adalah sedotan bambu. Sedotan bambu di Indonesia adalah jenis sedotan yang mudah ditemukan karena sebagai negara tropis, tanaman bambu mudah ditemukan. Sebagai informasi saja, di dunia ada lebih dari 1500 jenis bambu dan 10 persennya berada di Indonesia.

Dari berbagai jenis bambu di Indonesia itu jenis bambu yang cocok dan sering digunakan sebagai sedotan bambu biasanya dibuat menggunakan jenis bambu Wuluh (Schizostachyum Blumei) yang memiliki diameter sekitar 1 hingga 3 sentimeter.

Sedotan bambu memiliki keunggulan dari segi harga yang relatif terjangkau dan daya tahan yang cukup. Namun sedotan bambu memiliki kekurangan dari segi kenyamanan yakni seperti saat menyisip minuman terkadang aroma bambu masih terasa. Selain itu bambu juga harus sering dicuci dengan bersih karena mudah berjamur.

Sedotan jenis ini adalah sedotan yang disediakan oleh Manualle sebagai suvenir pernikahan minim sampah. Kalau kamu berminat, bisa hubungi kami segera ya.

2. Sedotan Batang Gandum / Rye

Sedotan alternatif lainnya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan adalah sedotan dari batang-batang tanaman. Salah satunya adalah batang tanaman Gandum yang sudah dikenal sejak era mesopotamia kuno.

Di era modern sedotan jenis ini sebenarnya sudah populer di Eropa namun semenjak ditemukannya kertas dan plastik, sedotan jenis ini tidak lagi digunakan. Alasannya karena sedotan batang gandum cenderung mencemari rasa minuman saat digunakan.

Sementara dari segi daya tahan, sedotan ini juga hanya bisa digunakan beberapa kali saja. Karena lubangnya yang terbilang kecil dan dinding sedotan yang berpori mengakibatkan sedotan ini mudah rusak. Namun dari segi harga, sedotan ini cukup terjangkau karena umumnya disediakan dalam jumlah banyak dalam satu paket.

Sayangnya, sedotan jenis ini tidak mudah ditemukan di Indonesia karena tanaman gandum tidak tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia.

3. Sedotan Rumput Laut

Sedotan ternyata juga dibuat menggunakan bahan-bahan organik seperti sedotan rumput laut. Sedotan jenis ini bukan berarti rumput laut yang diubah fungsi menjadi sedotan, tetapi lebih karena rumput laut cocok untuk dijadikan bahan baku membuat sedotan.

Rumput laut merupakan bahan organik yang cukup bisa untuk diolah menjadi berbagai bentuk. Salah satunya adalah sedotan. Nah sedotan yang terbuat dari rumput laut ini tidak hanya digunakan untuk minum tetapi juga bisa dikonsumsi. Sehingga saat menikmati minuman kamu juga bisa memakan sedotannya.

Sedotan jenis ini tentu hanya bisa digunakan dalam waktu terbatas. Bisa jadi hanya digunakan satu kali kemudian dikonsumsi. Atau masih bisa digunakan beberapa kali sebelum tampak tanda-tanda kadaluwarsa seperti berjamur atau perubahan warna.

4. Sedotan Silikon

sedotan silikon manualle

Kalau sedotan yang ini memang terbilang mirip seperti sedotan plastik hanya saja dibuat menggunakan silikon. Perbedaan antara sedotan plastik dengan silikon adalah di kemampuan menjaga bentuk.

Sedotan silikon akan bisa kembali ke bentuk semula sesuai dengan hasil produksi pabrik. Sehingga sedotan silikon akan bisa digunakan berulang-ulang selama tidak mengalami kerusakan.

Dari segi harga, sedotan silikon juga terbilang terjangkau. Serta memiliki banyak jenis varian warna yang tentu menarik untuk anak-anak.

Sifat dari sedotan silikon yang empuk juga memberikan kemudahan bagi para orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya menggunakan sedotan yang berkelanjutan. Sebab sedotan silikon lebih aman digunakan dibandingkan dengan sedotan metal yang keras.

5. Sedotan Kertas

Kertas merupakan salah satu material paling tua yang pernah digunakan oleh peradaban modern. Semenjak revolusi industri mampu memproduksi kertas dalam jumlah banyak, sedotan kertas menjadi populer digunakan. Sedotan kertas bahkan sempat menjadi gaya hidup orang-orang kaya di masa itu.

Kini, sedotan kertas kembali dikenal dan mulai digunakan secara masal, bahkan gerai kopi multinasional secara resmi menggunakan sedotan kertas untuk seluruh gerainya.

Hanya saja satu hal yang tidak pernah berubah dari sedotan kertas dulu dengan sekarang adalah dari segi kenyamanan. Sedotan kertas memang bisa diurai kembali oleh alam, namun saat digunakan sedotan kertas rentan untuk rusak sebelum kamu selesai minum.

Coba perhatikan bagaimana kertas mengalami basah kemudian hancur dalam air. Itulah yang terjadi dengan sedotan kertas. Sehingga kamu harus sering-sering mengeluarkan sedotan kertas dari gelas ketika minum. Tentu ini sangat tidak nyaman.

Sementara sedotan kertas memang unggul dari segi harga yang sangat murah dan mudah untuk diubah tampilannya menjadi lebih menarik. Namun sedotan kertas juga berpotensi untuk memperburuk keberlangsungan hutan karena membutuhkan pohon sebagai bahan baku.

6. Sedotan Kaca

sedotan kaca manualle

Selanjutnya adalah sedotan berbahan kaca. Sedotan kaca sama seperti produk berbasis kaca lainnya. Secara fungsi cukup optimal untuk digunakan sehari-hari. Dan secara tampilan juga menarik seperti kristal.

Hanya saja seperti yang kamu duga, sedotan kaca rawan untuk pecah dan patah. Ketika sedotan kaca pecah juga akan menjadi bahaya bagi orang di sekitarnya.

Tapi bagi yang memang bisa menjaga, sedotan kaca bisa menjadi opsi sedotan yang terlihat ekslusif dan premium meski harganya terjangkau dan mudah untuk ditemukan.

7. Sedotan Metal

Selanjutnya adalah sedotan berbahan metal atau lebih sering disebut dengan sedotan stainless karena memang terbuat dari besi stainless.

Sedotan metal merupakan sedotan yang paling sering dipilih karena sifatnya yang sangat awet dan bisa digunakan dalam waktu yang sangat lama. Selain itu sedotan metal juga tidak mudah rusak ataupun berjamur. Dari segi tampilan sedotan metal juga terbilang menarik karena mengkilap dan terkesan modern.

Hanya saja, sedotan metal dari segi harga cukup tinggi. Selain itu juga memiliki resiko keamanan karena sangat keras sehingga rawan untuk melukai mulut saat digunakan.

Manualle pun menyediakan sedotan metal ini dalam jumlah terbatas. Jadi bila kamu ingin membeli sedotan metal untuk kebutuhan suvenir kamu harus segera menghubungi kami.

8. Sedotan Batang Pepaya

Sedotan lain yang menurut Manualle menarik adalah sedotan batang pepaya. Saat kami melakukan riset sedotan untuk artikel ini, hal yang paling mengejutkan adalah ternyata ada sedotan batang pepaya. Ini adalah hal baru yang kami temukan di dunia persedotanan.

Sedotan batang pepaya sejatinya sama seperti sedotan batang lainnya. Perbedaannya adalah sedotan batang pepaya adalah sedotan yang digunakan dari sebuah pohon dan bukan tanaman. Sehingga sedotan ini sebenarnya memiliki getah, namun untuk bisa digunakan tentu getahnya sudah dibersihkan.

Sejauh ini kami belum pernah menemukan penggunaan sedotan batang pepaya di Indonesia. Tapi mungkin saja potensial untuk dicoba.

9. Sedotan Pasta

Mirip seperti sedotan rumput laut, sedotan pasta adalah sedotan yang terbuat dari bahan makanan. Jika adonan rumput laut bisa dibuat menjadi sedotan lalu mengapa tidak dengan adonan tepung. Mungkin dari pemikiran inilah muncul sedotan yang terbuat dari pasta.

Sebenarnya sedotan pasta bukanlah inovasi yang baru. Jika kamu tahu makanan pasta ataupun makaroni yang berongga, saat diproduksi di pabrik makanan-makanan tersebut berbentuk "sedotan". Karena memiliki rongga ditengah dengan bentuk yang memanjang.

Sehingga untuk membuat sedotan pasta pabrik tidak perlu untuk mengubah apapun. Hanya perlu mengemas adonan dalam bentuk sedotan.

Sedotan jenis ini tentu saja akan memengaruhi rasa saat digunakan. Selain itu karena terbuat dari bahan makanan, sedotan jenis ini juga mudah untuk kadaluwarsa.

Namun tentu saja, bila kamu memang berniat untuk minum sembari mengonsumsi makanan dalam bentuk pasta, mungkin kamu bisa mencoba sedotan jenis ini.

10. Sedotan Es

Salah satu sedotan yang paling unik menurut kami adalah sedotan jenis ini, sedotan es. Awalnya kami bingung seperti apa sedotan yang terbuat dari air yang dibekukan? Tentut membutuhkan alat cetak bukan? Nah kami secara tidak sengaja berhasil menemukan sebuah video ulasan bagaimana pembuatan sedotan es terjadi.

Dalam video tersebut sedotan es sebenarnya tidak sepenuhnya terbuat dari es, melainkan tetap membutuhkan struktur plastik keras di dalam cetakannya. Melalui plastik yang dilapisi es ini lah kita bisa meminum minuman yang kita inginkan.

Keunggulan dari sedotan ini tentu saja adalah kamu tidak perlu lagi untuk memberi es pada minuman agar terasa segar. Cukup masukkan sedotan es, minumanmu akan dingin dengan sendirinya.

Tapi tentu saja sedotan jenis ini tidak bisa digunakan untuk kebutuhan suvenir pernikahan. Tapi jika untuk sedotan di acara resepsi atau pesta, sedotan es tentu akan menjadi sesuatu yang menarik. Mau coba?

11. Sedotan Serat Karbon

sedotan serat karbon

Kemajuan teknologi material ternyata juga merambah ke dunia sedotan. Serat karbon yang pada umumnya digunakan untuk material konstruksi, kini juga bisa digunakan untuk sedotan.

Sebagaimana sifat dari serat karbon, sedotan jenis ini akan berwarna hitam namun ringan. Secara konstruksi sedotan ini juga tahan banting, tidak mudah patah dan pecah.

Hanya saja sedotan serat karbon tentu mahal biaya produksinya. Buat kamu yang suka dengan sedotan dengan sensasi edgy dan futuristik, mungkin bisa mencoba sedotan serat karbon.


Nah, itulah sebelas jenis sedotan alternatif yang bisa menggantikan sedotan plastik yang mencemari lingkungan. Gerakan untuk tidak lagi menggunakan sedotan plastik sebenarnya sudah lama digaungkan. Tapi akibat adanya video rekaman penyelamatan penyu yang tertusuk sedotan plastik beberapa tahun lalu, penolakan pada sedotan plastik semakin masif.

Perlu kamu ketahui bahwa memang tidak semua sedotan alternatif di atas lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan sedotan plastik. Namun dengan semakin beragamnya jenis sedotan berkelanjutan, maka sedotan plastik akan semakin tidak diminati karena dampak negatifnya pada alam.

Untuk kamu yang ingin membuat suvenir pernikahan berupa sedotan, kamu bisa mempertimbangkan ulasan di atas. Kamu bisa pilih-pilih mana yang kira-kira layak untuk menjadi sebuah suvenir. Dari segi harga, dari segi kenyamanan dan tentu juga dari segi estetika dan dampaknya pada lingkungan.

Tapi jika kamu kebingungan untuk memilih, kamu bisa kontak Manualle untuk bertukar ide dan saran agar bisa segera menentukan

Jadi jangan menunda-nunda ya untuk mencintai bumi yang tidak terganti.