7 Tips Memilih Suvenir yang Tepat Untuk Pernikahanmu

Dalam sebuah pesta pernikahan ada hal yang selalu menjadi perhatian bagi para undangan. Salah satunya adalah tentang suvenir, karena memang peserta undangan kerap kali menilai kepantasan sebuah pesta nikah adalah dari suvenirnya.

Untuk kamu yang belum mengetahui tentang penilaian orang tentang suvenir pesta pernikahan, ada baiknya kamu sudah mulai menyadari hal ini. Karena jika kamu berencana untuk mengadakan pesta pernikahan suatu saat nanti bisa mengukur kira-kira suvenir apa yang pantas untuk tamu undangan yang hadir.

Suvenir sebenarnya memang bukanlah hal yang wajib ada dalam pesta pernikahan. Tetapi suvenir akan menjadi sebuah cindera mata yang akan diingat-ingat tentang momen pesta pernikahan yang dihadiri oleh para tamu.

Selain itu suvenir juga bisa menjadi sarana silaturahim bila tamu undangan selalu menggunakan suvenir yang kamu berikan. Tentu mereka senang jika bisa menggunakan dan menyimpan suvenir menjadi barang sehari-hari.

Namun untuk bisa memberikan suvenir pernikahan yang layak, tepat guna dan minim sampah tentu bukanlah hal mudah. Kamu sebagai tuan rumah tentu harus memikirkan dengan matang suvenir apa yang sebaiknya diberikan.

Nah, kali ini Manualle ingin berbagi tentang tips atau saran bagaiman memilih suvenir yang tepat untuk pesta pernikahan yang kamu adakan.

Apa saja tipsnya? Simak pembahasannya di bawah ini.

1. Rencanakan budget suvenir

Hal yang paling krusial dari memilih suvenir untuk pernikahan adalah kamu harus bisa menentukan berada budget yang tersedia untuk keperluan suvenir.

Berapa budget yang dibutuhtkan untuk keperluan suvenir? Tentu saja akan sangat beragam jumlahnya. Semua tergantung dengan suvenir seperti apa yang ingin diberikan.

Namun suvenir pada umumnya terbilang mendapat porsi yang cukup tinggi dalam perencanaan keuangan. Persentase kebutuhan suvenir biasanya berkisar antara 25% hingga 40% dari total biaya pesta pernikahan. Penyebabnya karena suvenir melibatkan kebutuhan tamu sehingga mendapat alokasi biaya yang cukup besar.

Meski budget suvenir terbilang cukup besar dibandingkan dengan kebutuhan lain dalam pesta, bukan berarti dalam memilih suvenir bisa seenaknya. Berdasarkan budget yang ada kamu harus bisa memaksimalkan wujud suvenir agar bisa diberikan pada seluruh tamu undangan dengan layak.

suvenir wedding manualle

2. Tentukan jumlah suvenir berdasarkan jumlah Tamu undangan

Perhatikan jumlah tamu undangan saat menentukan suvenir. Jumlah tamu undangan sangat memengaruhi jumlah suvenir yang harus kamu sediakan. Sebab tamu undangan adalah orang yang akan mendapatkan suvenir pesta yang sudah kamu adakan.

Di bagian jumlah tamu undangan yang menerima suvenir ini kamu seharusnya sudah bisa mengetahuinya karena pemilihan suvenir biasanya berdasarkan jumlah surat undangan yang ada. Setiap surat undangan akan disediakan satu buah suvenir. Sehingga jumlah suvenir yang tersedia setara dengan undangan yang diedarkan.

Kesulitan dalam menentukan jumlah undangan biasanya terjadi jika undangan banyak mengandalkan undangan digital. Karena umumnya undangan digital tidak mendata siapa saja yang benar-benar akan hadir saat pesta pernikahan. Itu mengapa biasanya dalam undangan digital diberikan keterangan untuk mengisi konfirmasi kehadiran.

Tujuan dari mengisi formulir kehadiran tersebut adalah agar tamu bisa didata sebagai bagian dari undangan yang hadir. Jika jumlah undangan yang hadir lebih presisi, maka tamu tidak lagi perlu khawatir untuk tidak kebagian suvenir.

Strategi lain yang mungkin bisa dicoba terkait dengan jumlah suvenir adalah lebihkan suvenir beberapa persen dari jumlah keseluruhan undangan. Hal ini bisa dipilih untuk mengantisipasi kurangnya suvenir yang dibagikan untuk para tamu.

Pun biasanya, kamu juga harus memperhatikan kemungkinan ada sanak famili yang meminta suvenir setelah acarar berlangsung. Sehingga setidaknya kamu harus memiliki suvenir yang berlebih.

suvenir rempah manualle

3. Pilih suvenir yang unik

Sebagaimana dijelaskan di awal, suvenir bisa menjadi sebuah pengingat bagaimana pernikahan seseorang di benak para tamu. Itu sebabnya suvenir yang unik sebaiknya menjadi pilihan utama.

Mengapa?

Karena suvenir yang unik akan membuat orang terkejut dan terkesan. Mereka tidak menyangka akan mendapatkan suvenir yang unik yang tentu saja berkualitas. Biasanya tamu yang terkesan dengan suvenir yang unik, mereka akan menunjukkan suvenir tersebut pada orang lain atau menjadi referensi saat dia ingin mengadakan acara ataupun pesta yang serupa.

Suvenirmu menjadi inspirasi bagi orang lain? Ya kenapa tidak.

Tapi ingat, keunikan tentu saja sangat bervariasi. Bagimu mungkin unik, tetapi bagi orang lain bisa jadi tidak unik. Sehingga kamu harus tetap menjaga ekspektasi pada suvenirmu tetap wajar.

4. Perhatikan fungsi

Nah poin ini masih terkait dengan keunikan. Agar lebih objektif, biasanya keunikan sebuah suvenir diukur dengan seberapa berguna suvenir untuk orang yang menerima.

Bagi tamu undangan, yakinlah kalau mereka adalah orang-orang yang sudah memiliki banyak barang di rumahnya. Sudah banyak mendapat suvenir yang sangat beragam.

Itu sebabnya kamu harus memikirkan sisi fungsi dari suvenir yang kamu berikan agar suvenir kamu tidak hanya menjadi hiasan oleh penerima. Tetapi suvenir itu bisa menjadi solusi kebutuhan di rumah atau dalam aktifitas sehari-hari. Maka untuk memilih suvenir kamu harus bisa memikirkan dengan baik kira-kira apa manfaat dari suvenir pesta pernikahanmu.

Jangan sampai suvenir kamu hanya menumpuk dan tidak bisa digunakan. Sampai pada akhirnya hanya bisa menjadi sampah dan memenuhi ruangan saja.

5. Sesuaikan dengan konsep acara

Mulai dari keunikan, fungsi dan yang terakhir adalah konsep acara. Aspek konsep acara juga sebaiknya masih selaras dengan suvenir. Seperti dari segi warna, bentuk atau bahkan dari segi cerita.

Misalnya, kamu mengadakan acara dengan konsep pernikahan yang mewah. Tentu kamu sebaiknya memberikan suvenir yang juga bisa mendongkrak kemewahan acara.

Contoh lain, jika kamu mengadakan acara pesta pernikahan dengan konsep profesi yang kamu jalani, seperti nahkoda kapal atau pilot. Kamu bisa memberikan suvenir yang berkaitan dengan profesi dan konsep acara yang kamu buat.

Begitu juga dengan pernikahan yang memiliki konsep minim sampah. Kamu harus bisa menunjukkan seperti apa sih pernikahan minim sampah melalui sebuah suvenir.

Keselarasan antara konsep acara dengan suvenir bisa jadi akan menjadi cerita yang utuh dan saling melengkapi. Pun suvenir juga bisa menjadi simbol dari cerita atau pesan yang ingin disampaikan para pengantin pada para tamu. Bahwa dengan menerima suvenir para tamu diajak untuk terlibat dalam semangat yang sama. Misalnya semangat ramah lingkungan atau hidup berkelanjutan.

Set suvenir Manualle

6. Pertimbangkan kemasan suvenir

Kemasan sebuah suvenir juga menjadi hal yang perlu kamu pikirkan saat menentukan suvenir. Sebab pada umumnya kemasan akan memengaruhi harga atau biaya produksi suvenir yang kamu inginkan.

Jika kamu lebih percara bahwa kemasan suvenir bukan hal yang cukup penting untuk ada, kamu bisa saja kok untuk menghilangkannya. Selain bisa mengurangi biaya, kamu juga bisa mengurangi sampah yang ditimbulkan dari suvenir.

Tapi jika kemasan suvenir adalah sebuah rangkaian yang tidak terpisahkan, ya jangan sampai kemasannya terlupakan. Pilih kemasan yang tetap terjangkau dan layak untuk mempecantik suvenir.

7. Cari vendor yang terpercaya

Dan yang terakhir adalah mendapatkan vendor suvenir yang tepat adalah tantangan utama yang harus kamu hadapi. Sebagai pengantin tentu akan agak merepotkan jika menyediakan semua suvenir sendirian. Sehingga sebaiknya kamu mencari vendor suvenir yang terpercaya.

Vendor yang terpercaya memang tidak mudah untuk ditemukan. Apalagi kebutuhan suvenir untuk pesta pernikahan hanya terjadi sekali dalam hidup. Sehingga interaksi dengan vendor biasanya adalah interaksi pertama kali. Tentu untuk membangun kepercayaan pertama kali tidaklah mudah.

Tapi cara yang bisa kamu coba adalah dengan melihat rekam jejak vendor dalam menyediakan suvenir. Perhatikan foto atau produk-produk suvenir yang pernah mereka buat. Kalau perlu datangi studio atau galeri suvenirnya agar kamu bisa melihat langsung produk yang pernah diproduksi.

Jika memungkinkan, kamu bisa bertanya juga kepada klien pengantin terakhir yang mereka layani. Kamu bisa meminta testimonial mereka tentang produk suvenir yang pernah dibuat oleh vendor.

Selanjutnya adalah menilai berdasarkan interaksi yang kamu dapatkan dengan vendor. Perhatikan apakah perwakilan vendor memahami produknya dengan baik. Sebab jika vendor tidak memahami suvenir dengan baik bisa jadi dia bukan perwakilan langsung dari vendor. Atau hanya marketing yang sering kali menaikkan harga tanpa pelayanan yang maksimal.

Setelah pemahaman, kamu juga perlu menilai dari cara berkomunikasi. Baik saat tatap muka ataupun saat berkomunikasi dengan pesan singkat. Nilai seberapa responsif vendor dan apakah dilayani dengan ramah.

Dan terakhir, yang perlu kamu perhatikan dari vendor adalah bagaimana mereka memberikan jaminan kualitas pada suvenir yang kamu inginkan. Suvenir yang kamu tawarkan pada vendor memang belum tentu bisa dipenuhi seluruhnya. Seperti misal kamu meminta suvenir yang sangat spesifik sehingga tidak semua vendor tidak sanggup untuk memenuhi permitnaanmu.

Sehingga, sebaiknya jika kamu memang menginginkan suvenir yang spesifik dan khusus kamu lebih baik menghubungi vendor suvenir yang memiliki diferensiasi yang khusus. Seperti Manualle yang mengkhususkan diri sebagai penyedia suvenir ramah lingkungan dan minim sampah.


Nah, akhirnya dengan adanya saran-saran ini semoga kamu tidak lagi bingung bagaimana menentukan suvenir pesta pernikahan yang layak. Kamu cukup perhatikan poin-poin di atas dan temukan vendor yang tepat.

Menentukan suvenir pesta pernikahan yang bisa memenuhi seluruh kriteria di atas memang tidak mudah, tetapi bukan mustahil untuk dilakukan. Meski suvenir hanya sebagai pelengkap pesta, bukan berarti suvenir bisa disepelekan apalagi jika suvenir menjadi pesan penting yang ingin disampaikan pada tamu undangan.

Suvenir itu ibarat pesan terakhir yang bisa kamu sampaikan pada tamu undangan yang hadir saat pesta. Jika pesta kamu konsep dengan menyampaikan pesan bahwa pesta pernikahan itu harus ramah lingkungan tentu suvenir juga harus bisa mencerminkan hal tersebut. Suvenir bisa menjadi simbol terakhir yang akan dibawa kemana-mana oleh tamu undangan.

Pada akhirnya, Manualle berharap kamu bsia menemukan suvenir yang kamu inginkan ya. Semoga suvenir yang kamu pilih tidak hanya bermanfaat tetapi juga bisa memberi kesan yang positif terhadap momen spesial kamu.

3 Tips Cara Menulis Kata-kata Undangan Pernikahan yang Baik

Mengundang orang untuk hadir dalam pesta pernikahan adalah salah satu bentuk berbagi kebahagiaan. Lewat undangan pula kamu akan memberitahukan pada orang-orang yang kamu kenal bahwa kamu sedang mengadakan acara.

Namun untuk mengundang orang, tentu tidak bisa dilakukan dengan cara yang serampangan. Kamu harus bisa berkomunikasi melalui kata-kata yang baik dan tepat agar informasi, pesan dan harapan yang disampaikan bisa diterima dengan baik.

Itu sebabnya kamu perlu memikirkan dengan cermat bagaimana kata-kata dalam sebuah undangan agar tidak memberikan kesan yang tidak pantas saat mengundang orang lain datang ke acara pernikahanmu.

Nah, seperti biasa Manualle kali ini akan berbagi panduan dan tips seputar bagaimana menulis kata-kata undangan yang menarik dan efektif. Lewat panduan ini harapannya kamu bisa membuat kata-kata undangan dengan lebih mudah sebab tidak semua orang bisa membuat kata-kata undangan yang indah.

undangan

Apa saja yang perlu kamu perhatikan saat membuat kata-kata undangan pernikahan?

Pertama, adalah pilih bahasa yang digunakan.

Kamu harus bisa menentukan bahasa apa yang ingin kamu sampaikan dalam undangan pernikahan. Pemilihan bahasa bisa didasarkan pada siapa undangan yang ingin hadir dalam acara pernikahanmu.

Pemilihan bahasa juga bisa berdasarkan permintaan keluarga. Jadi kamu harus meminta saran dan masukan dari keluarga sebelum menulis kata-kata undangan.

Kalau ternyata keluarga meminta undangan dalam bahasa jawa, tentu saja kamu harus memikirkan bagaimana menulis undangan dalam bahasa jawa yang memang ada aturan sopan santun.

Berbeda lagi jika keluarga meminta undangan dalam bahasa daerah lainnya seperti sunda atau batak. Tentu kamu juga harus memahami aspek budaya dari setiap bahasanya ya.

Jika ingin sangat sederhana tetapi tetap efektif, kamu bisa menggunakan bahasa Indonesia yang memang lebih mudah dipahami oleh banyak orang.

Satu hal yang perlu kamu ingat juga terkait bahasa adalah, kamu juga harus memperhatikan pemilihan kata. Gunakan kata yang terkesan formal namun tetap bisa dipahami maknanya. Itu kenapa kamu tidak perlu menulis undangan seperti menulis puisi atau laporan.

Rumit? Ya sedikit rumit sih memang. Tapi tenang saja pada umumnya undangan itu simpel karena hanya memiliki tiga elemen penting.

Apa saja elemen penyusun undangan? Simak bagian kedua ya.

Kedua, pastikan elemen penyusun undangan sudah lengkap.

Setelah memilih bahasa yang ditentukan kemudian kamu bisa mulai untuk menulis kata-kata. Kata-kata undangan itu sebenarnya tidak perlu mendayu-dayu dan sastrawi kok. Sebab yang terpenting adalah penyampaian pesan yang bisa dipahami dan dimengerti.

Nah elemen-elemen penyusun undangan antara lain adalah salam pembuka, isi undangan, dan penutup undangan.

Salam pembuka adalah bagaimana kamu menyapa para undangan. Salam pembuka ini sebisa mungkin ditulis dengan singkat ya. Jangan menggunakan salam yang terlalu panjang dan berbelit-belit.

Sampaikan doa-doa di awal kemudian sampaikan salam formal yang umum kamu lakukan sehari-hari. Lalu masukkan kalimat sambung yang menyatakan apa isi dari pesan yang kamu sampaikan.

Khusus untuk undangan yang ditujukan pada pejabat atau petinggi maupun atasan, ada baiknya kamu memberikan salam pembuka yang lebih formal. Seperti menyebut nama dan gelar dari orang yang dituju.

Isi undangan pastikan sudah menjelaskan kegiatan acara dengan jelas. Seperti siapa pengantinnya, siapa orang tuanya, kapan acaranya, dan di mana lokasinya. Jelaskan juga jika ada beberapa acara sekaligus yang akan kamu adakan seperti misalnya ada akad dan juga acara resepsi.

Ini penting karena orang yang diundang belum tentu mengerti di mana letak lokasi acara dilangsungkan. Dengan memberi isi undangan yang jelas kamu sudah membantu para undangan untuk datang ke acara.

Penutup undangan juga perlu kamu perhatikan. Seperti halnya salam pembuka, kamu juga perlu untuk menutup undangan. Dalam menulis kata-kata penutup sama seperti pembuka, sebisa mungkin tuliskan dalam kalimat yang simpel dan singkat.

Sampaikan harapan yang kamu inginkan dari para undangan yang akan hadir di acara. Kamu meminta kesediaan mereka untuk hadir, meminta doa restu, ataupun meminta membawa kado atau undangan saat datang ke acara. Harapan apapun boleh kamu sampaikan, tapi sampaikan dengan singkat dan jelas.

Ketiga, perhatikan jumlah kata

Membuat kata-kata undangan cetak itu tidak bisa sembarangan karena undangan cetak memiliki keterbatasan kata. Keterbatasan kata ini akan membuatmu harus benar-benar memikirkan kata demi kata dengan efektif.

Jika kamu tidak memikirkan jumlah kata, undangan cetak yang kamu buat akan penuh dengan kata yang akhirnya akan membuat pembaca undangan bingung. Undangan itu ibarat brosur, pembacanya harus bisa segera menangkap pesan yang disampaikan dan memutuskan apakah bisa hadir atau tidak.

Undangan bukan bacaan yang harus dibaca berulang kali agar orang yang diundang paham. Sebab orang yang diundang tentu juga memiliki kesibukan ataupun kegiatan lain sehingga mereka harus bisa mengingat dan mengerti apa isi undangan dengan segera.

Itu mengapa saat menulis tiga elemen undangan kamu sebisa mungkin harus efisien. Konsultasikan dengan pihak pencetak undangan. Kemudian tuliskan dengan singkat dan padat, kalau perlu tuliskan tanpa panduan bahasa yang kaku. Mirip-mirip copywriting mungkin ya.


Nah kira-kira itulah tiga hal tips yang bisa kamu perhatikan saat menulis kata-kata undangan pernikahan. Manualle berharap kamu bisa menggunakan panduan ini untuk menulis kata undangan yang simpel, efektif tetapi juga memberikan kesan yang menarik bagi orang yang kamu undang.

Kalau kamu ingin berkonsultasi terkait bagaimana menulis kata-kata undangan yang baik kamu bisa hubungi kami untuk mendapatkan rangkaian undangan yang simpel dan menarik.

Atau jika belum puas, kami bisa merekomendasikan para perangkai kata partner kami yang pas untuk kebutuhan kata-kata undangan yang kamu inginkan.


Kamu juga bisa gunakan templat sederhana ini untuk menulis undangan yang kamu butuhkan. Tidak ada undangan yang paling benar dan paling bagus. Jadi sesuaikan dengan kebutuhanmu ya.

1. Templat undangan untuk teman, kerabat, dan sejawat

Doa pembuka] [sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing]

Kepada para sahabat, teman-teman, dan kerabat dekat yang kami sayangi. Semoga kebaikan selalu tercurah dan menyelimuti kalian semua.

Lewat undangan ini, kami ingin menyampaikan sebuah kabar bahagia yakni tentang acara pernikahan kami [sebutkan nama pengantin kemudian nama orang tua] yang akan diadakan pada:

Hari [masukkan hari] dan Tanggal [masukkan tanggal]

Pukul [masukkan waktu acara]

Lokasi [masukkan lokasi tempat]

Kami berharap agar para sahabat, teman-teman, dan kerabat dekat bisa hadir dan memberikan doa restunya di acara yang membahagiakan ini.

Terima kasih.

[Doa penutup] [sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing]

2. Templat undangan untuk pejabat, atasan, ataupun orang penting

Kepada: Bapak/Ibu Yth. [masukkan nama dan gelar]

Perihal: Undangan Pernikahan

Melalui undangan ini, kami bermaksud untuk mengundang Bapak/Ibu [masukkan jabatan] untuk hadir di acara pernikahan kami.

[nama pengantin dan orang tua]

Hari [masukkan hari] dan Tanggal [masukkan tanggal]

Pukul [masukkan waktu acara]

Lokasi [masukkan lokasi tempat]

Demikian undangan kami sampaikan.

Kami berharap Bapak/Ibu [masukkan jabatan] berkenan untuk hadir di acara kami.

[doa penutup]


Semoga bermanfaat ya!